Rabu, 28 September 2011

Co-location,Dedicated server,VPS,Shared Hosting

Co-location



Written by Efid Dwi Agustono   
Monday, 02 November 2009 11:08
yang gw tau c ini isinya rak  rumahnya si dedicated server, jadi nyediain ruang buat penempatan dedicated server, trus nyediain powernya, nyediain bandwidth buat melanglang dunia, staff dan teknisi buat perawatan atau troubleshooting dedicated server. kumpulan colocation itu biasanya disebut colocation center / data center. didalem datacenter itu dingin banget loh  soalnya kl ga dingin banget ntar bisa meledug tuh komputer2 yg ada didalemnya.  




Virtual Private Server


Virtual Private Server atau VPS adalah sebuah metode untik mempartisi atau membagi sumber daya / resource sebuah server menjadi beberapa server virtual. Server virtual tersebut memiliki kemampuan menjalankan operating system sendiri seperti layaknya sebuah server. Bahkan Anda dapat me-reboot sebuah server virtual secara terpisah (tidak harus mem-reboot server utama).
Dalam sebuah VPS, resource server yang alokasikan adalah meliputi CPU Core, CPU Usage, RAM, dan Storage atau ruang penyimpananan.
Teknologi yang digunakan dalam layanan VPS tersebut adalah teknologi virtualisasi. Rumahweb memilih untuk menggunakan platform teknologi virtualisasi XEN Hypervisor karena XEN Hypervisor dipandang unggul dibandingkan teknologi virtualisasi yang lain di antaranya karena :
  • XEN memiliki Swap Space seperti halnya server linux biasa
  • Kontrol yang lebih besar terhadap VPS, diantaranya Anda dapat mengkonfigurasi firewall / iptables secara fleksibel
  • Loadable Kernel Modules
  • Akses ke console untuk troubleshooting
Dalam teknologi hosting, fitur - fitur VPS yang seperti layaknya sebuah dedicated server menjadikannya teknologi perantara yang paling fleksibel antara shared hosting dan dedicated server.

Perbedaan Dedcated Server dan Shared Server

Apa sih perbedaan antara dedicated server dan shared server? Apapula definisi Shared server dan dedicated server? Dan apa kelebihan dari masing-masign server ini. Mungkin banyak yang sudah tahu perbedaan dan kelebihannya namun masih ragu saat memilih siapa yang paling pas untuk dijadikan rumah hostingnya. Di posting ini saya akan membahas mengenai ke dua jenis server yang umumnya di sediakan oleh setiap layanan webhosting.
Disaat kita menyewa tempat untuk blog dan website kita dalam sebuah layanan webhosting, umumnya kita mempunyai 2 pilihan – menyewa shared server atau dedicated server. Jika memilih shared hosting/server (atau biasa disebut “virtual hosting”) maka website atau blog anda berbagi tempat dengan website yang lain. Namun jikalau kita memilih dedicated server, maka kita akan diberi kuasa penuh untuk mengendalikan seluruh sever tanpa berbagi dengan website lainnya dan koneksi network sepenuhnya, namun tentu saja harga dedicated server jauh lebih mahal.
Shared server jauh lebih murah dibanding dedicated server. Shared server umumnya tidak terlalu membutuhkan keahlian teknis penyewanya, karena keseluruhan masalah teknis ditangani oleh Admin servernya. Oleh karena itu shared server sering menjadi pilihan terbaik bagi website yang mempunyai skala bisnis menengah kebawah dengan jumlah trafik yang tidak terlalu tinggi.
Walaupun shared servers bagus bagi website yang mempunyai skala bisnis menengah kebawah, namun shared server bukanlah pilihan bagus bagi bisnis besar yang mempunyai trafik tinggi. Bagi mereka dedicated servers merupakan keharusan!
Seperti saya katakan sebelumnya bahwa Dedicated server jauh lebih mahal dibanding Shared servers, dedicated server juga membutuhkan ke ahlian teknis untuk mengoprasikannya. Jika website anda menghasilkan ribuan dollar seharinya dari e-commerce dan tentu saja bisnis anda akan rugi jika server yang anda gunakan DOWN selama satu atau dua hari, maka anda harus mempertimbangkan untuk berpindah ke sebuah dedicated server. Dibawah ini adalah alasan kenapa anda harus menggunakan dedicated server:

Shared Hosting

Shared hosting adalah layanan hosting di mana sebuah account hosting ditaruh bersama-sama beberapa account hosting lain dalam satu server yang sama, dan memakai services bersama-sama. Keuntungan shared hosting adalah harganya yang murah, namun kerugiannya adalah tingkat privasi dan performa yang tidak sebaik hosting dedicated.
Sementara Dedicated Hosting adalah layanan hosting di mana sebuah server yang dipakai oleh 1 account (atau 1 website, 1 klien) saja. Keuntungannya adalah performa dan privasi yang lebih baik, karena server tidak dipakai oleh pihak ketiga. Kerugiannya adalah harga yang lebih mahal. Terdiri dari Colocation (di mana mesin disediakan oleh klien sendiri dan ditaruh di data center penyedia hosting) dan Dedicated Server (di mana mesin disediakan oleh pihak penyedia hosting).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar